beda agama

 Saat seseorang jatuh cinta, dia pasti akan memiliki hasrat yang kuat dan hampir tidak bisa dijelaskan. Dapat dikatakan kalau jatuh cinta akan terasa sangat emosional.


Sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, merasakan jatuh cinta adalah perasaan yang wajar. Namun, manusia memang diberi rasa untuk memiliki ketertarikan kepada lawan jenis, tetapi jangan lupa pula untuk bertindak dalam kesadaran mengingat Allah SWT. Lalu, barulah kamu bisa membuat keputusan dan orientas dengan selalu berbuat baik terhadap hal-hal yang disukai Allah SWT.


Kita memang tidak dapat memilih dengan siapa kita akan jatuh cinta. Tetapi, bagaimana kalau kita jatuh cinta kepada non-muslim?


Cinta merupakan rasa yang sangat berharga dan indah. Sering sekali rasa cinta datang tanpa permisi dan tidak terkendali. Maka, bukan tidak mungkin jika kita bisa merasa jatuh cinta kepada seseorang yang berbeda agama


Di sinilah cobaan dan ujian dari cinta akan dirasakan. Kita harus belajar untuk mengendalikan hati kita dalam menunjukkan rasa cinta pada orang yang berhak menerimanya.


Sebagai seorang beragama Islam, tentu kita harus berpikir tentang nilai-nilai yang paling penting dalam hidup. Apakah Islam sangat berarti bagi hidupmu?


Jika iya, berarti kamu mesti hidup menurut Islam sebagai prioritas. Jika kamu jatuh cinta kepada non-muslim dan menjadikan Islam sebagai prioritas, maka sudah seharusnya kamu memikirkan rencana jangka panjang untuk kehidupan di dunia dan akhirat.


Allah SWT berfirman dalam QS. At-Tahrim ayat 6 yang artinya:


"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

Sebagai contoh, jika kamu seorang wanita jatuh cinta dan bersikeras untuk mencintai laki-laki non-muslim, maka ingatlah bahwa laki-laki adalah pemimpin keluarga. Dia yang berperan untuk membimbingmu dan anak-anakmu menuju surga Allah SWT dengan bersama-sama taat menjalani ibadah dan melakukannya hal-hal sesuai ajaran Islam. Jika suami kamu non-muslim, bagaimana dia bisa membimbing kamu dan keluarga menuju surganya Allah

Maka, kamu bisa mengingat terjemahan ayat berikut sebagai salah satu pedoman hidupmu dalam hal mencintai pasanganga.


Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nur ayat 26 yang artinya:


"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga)."


Jadi, sebesar apa pun rasa cintamu pada pasangan, tetap letakkan Allah SWT dan Rasul-Nya di urutan pertama. Dengan begitu, kamu bisa melihat secara objektif tentang baik dan buruknya cinta yang kamu rasakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kanglim choi